POLISI BEKUK PENGUTIL KOTAK AMAL MASJID

Spread the love

POLISI BEKUK PENGUTIL KOTAK AMAL MASJID

Berusaha kabur saat ditangkap, polisi melumpuhkan tersangka dengan timah panas.

BeriPa.Com// Kepolisian Resort (Polres) Kota Pagaralam kembali menunjukkan kerja ciamiknya. Kali ini, aparat berjersey cokelat-cokelat tersebut sukses meringkus dua orang tersangka pengutil (pencuri) kotak amal masjid, masing-masing berinisial EP (20), warga Dusun Rimbacandi, Kelurahan Candijaya (Kec. Tengah) dan PAP (19), warga Dusun Tebatbenawah, Kelurahan Penjalang (Kec. Dempo Selatan).

Dilansir dari Realease Berita Polres, – penangkapan atas kedua tersangka dilakukan pada hari Kamis (1/08), sekitar pukul 15.15 WIB. Berdasarkan laporan seorang warga Kecamatan Pagaralam Utara bernama Jaiman bin Tosin, aparat kepolisin di bawah pimpinan  Kapolsek Pagaralam Utara, AKP Herry Widodo SH, langsung bergerak mendatangi rumah tersangka di Dusun Rimbacandi, Kelurahan Candijaya, Kecamatan Dempo Tengah.

Saat tersangka akan dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pengembangan, tersangka berusaha melarikan diri, – sehingga memaksa polisi untuk melakukan tindakan tegas, yaitu melumpuhkannya dengan timah panas.

Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji SIK, orangtua harus waspadai anak-anak mereka dari pergaulan dengan narkoba

Seperti diketahui, belakangan ini pencurian terhadap kotak amal masjid kerap terjadi. Sekurangnya 15  masjid di Kota Pagaralam telah melaporkan kehilangan kotak amal tanpa diketahui identitas pencurinya. Berdasarkan laporan-laporan tersebut pihak kepolisian melakukan pengintaian, dan 24 jam siaga menerima laporan warga.

Barang bukti tindak kejahatan yang dilakukan tersangka  EP dan RAP, berupa satu lembar baju, satu lembar celana warna cokelat, sepasang sepatu cat warna cokelat dan sebuah cincin milik TSK sudah diamankan polisi.

Menurut  Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji SIK, saat melakukan siaran pers di Polsek Dempo Utara, mendapat laporan warga tentang adanya pencurian kotak amal di masjid-masjid itu, pihaknya segera membentuk sebuah tim, melakukan pencarian, dan berkat laporan warga, berhasil mengindentifikasi pelaku.

“Kami segera bergerak dan berhasil menemukan alamat tersangka. Tapi saat akan dilakukan penangkapan, salah seorang tersangka berusaha kabur, sehingga kami terpaksa melumpuhkannya dengan menembak kaki tersangka, setelah tembakan peringatan tidak dihiraukan. Kami bahkan dapat mengorek keterangan kalau uang hasil pencurian tersebut dibelikan narkoba,” kata Kapolres Tri Saksono.

“Jadi saya mengimbau, agar para orangtua waspada terhadap anak-anak mereka dari pemakaian narkoba. Karena narkoba dapat menjadikan anak-anak yang baik menjadi gelap mata dan melakukan pencurian, bahkan terhadap kotak amal masjid,” tambah Kapolres Tri Saksono.//Soe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *